Home / Uncategorized / Apa Saja Kandungan Senyawa Kimia Yang Ada Pada Sarang Semut

Apa Saja Kandungan Senyawa Kimia Yang Ada Pada Sarang Semut

Pendahuluan

Kandungan Sarang Semut papua telah teruji secara empiris ampuh dalam mengobati berbagai macam penyakit ringan maupun penyakit kronis.

Sehingga sampai saat ini, tak sedikit penghasil dan distributor obat herbal yang memanfaatkan tumbuhan herbal asli 100% dari Indonesia ini menjadi bahan utama dalam pembuatan produk mereka.

kandungan sarang semutObat Herbal Sarang Semut Papua merupakan sejenis tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara dan dari kepulauan besar yang terhampar sampai Queeslland, Australia.

Akan halnya di Negara Indonesia, tanaman ini memiliki nama latin yaitu Myrmecodia Pandans ini dinamakan sarang semut, karena dari bentuk wujudnya berupa lekukan-lekukan  dan berwarna coklat tua dimilikinya, menyerupai dengan perwujudan sarang tanah hasil buatan semut.

Kandungan yang ada pada tumbuhan sarang semut

Para ahli peneliti telah melakukan penelitian terhadap tumbuhan sarang semut papua membuktikan bahwa tumbuhan ini memliki kandungan senyawa kimia.

Senyawa-senyawa yang terkandung dalam tumbuhan herbal sarang semut adalah dterdiri dari jenis flavonoid dan tanin.

Hal ini terbukti sesuai dengan hasil penelitian secara observatif yang dilakukan oleh para ahli pengobatan yang mempelajari golongan senyawa ini.

Mereka mengatakan bahwa keterkaitan hubunghan antara senyawa ini dengan sistem pertahanan yang dimiliki oleh tumbuhan sarang semut.

Pengertian Flavonoid

Flavonoid adalah sejenis dari golongan antioksidan senyawa kimia bahan alam dari senyawa fenolik yang kandungannya banyak kita temui dalam pigmen tumbuhan.

Saat ini kurang lebih ada sekitar 6000 senyawa yang terdeteksi dan berbeda yang masuk ke dalam unsur flavonoid.

Flavonoid adalah salah satu unsur yang sangat penting dan dibutuhkan dalam diet tubuh manusia dan juga banyak manfaatnya bagi kesehatan.kandungan sarang semut

Kebanyakan fungsi flavonoid dalam organ tubuh manusia adalah sebagai antioksiadan yang sangat baik dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kegunaan yang lainnya dari flavonoid adalah untuk melindungi struktur sel, karena flavonoid memiliki hubungan dengan vitamin C(Meningkatkan kinerja Vitamin C).

Selain itu juga Anti-Inflamasi, Mencegah terjadinya pengeroposan tulang, dan juga sebagai Antibiotik.

Dalam berbagai kejadian yang ada, flavonoid juga mempunyai peran secara langsung sebagai antibiotic dengan cara mengganggu kinerja dari mickro organisme seperti bakteri dan virus.

Manfaat dan Efektifitas dari Flavonoid

Seperti yang telah kami urai bahwa fungsi dari senyawa kimia dari flavonoid sebagai anti-biotik, anti-oksidan, dan anti-virus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk HIV(AIDS) dan virus herpes.

Berbeda dengan itu juga, flavonoid diumumkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lainnya semisal, asma, wasir, migrain, encok/reumatik, diabetes, dan periodontitis(radang jaringan ikat penyangga akar gigi).

Para ahli peneliti telah berhasil mengungkapkan beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa fungsi dari flavonoid bukan hanya berfungsi sebagai pencegahan tapi juga sebagai pengobatan kanker.

Banyak efektifitas kinerja dari flavonoid yang telah terungkap, seperti induksi apoptosis dan diferensasi, penghambatan siklus sel, antiproliferasi, inhibisi angiogenesis, inaktifasi karsinogen, serta pembalikan resistensi multi obat, atau kombinasi dari mekanisme tersebut.

Telah terbukti secara empiris  atas  kemampuan tumbuhan obat herbal sarang semut dalam mengobati berbagai jenis penyakit Kanker atau tumor, TBC, Encok/Reumatik diduga kuat berkaitan dengan kandungan senyawa kimia jenis flavonoid.

Senyawa Kimia Tanin

Pengertian Tanin didefinisikan secara umum sebagai senyawa kimia jenis polifenol yang mempunyai berat molekul yang cukup tinggi( lebih dari 1000) dan zat ini dapat membentuk kelompok dengan protein.

Tannin yang mempunyai kaitan yang kuat terhadap protein dapat mengendapkan protein dari larutan.

Tannin termasuk salah satu metabolit sekunder yang dapat terdapat pada  tanaman metabolit sekunder, merupakan senyawa hasil biogenis dari metabolit primer.

kandungan sarang semutBiasanya senyawa ini dihasilkan oleh tumbuhan yang bukan merupakan senyawa penentu kelangsungan hidup secara langsung, akan tetapi hasil mekanisme pertahanan diri organisme.

Isi yang ada dalam kandungan senyawa metabolit sekunder ini terlah teruji mampu bekerja sebagai derivate antikanker, antioksidan, dan antibakteri anatar lain yaitu golongan alkolid, tannin, polofenol dan turunannya.

Tannin dapat kita jumpai luas pada tumbuhan berpembuluh, dan dalam angiospermae yang ada khusus dalam jaringtan kayu.

Sedangkan tannin merupakan jenis astringent polifenol yang ada pada tumbuhan memunculkan rasa pahit, dan senyawa ini dapat mengikat dan mengendapkan protein.

Kandungan dan manfaat Tanin

Biasanya tani digunakan untuk pelaksanaan dalam bidang pengobatan, semisal untuk pengobatan wasir, hemostatic(menghentikan pendarahan), dan pengobatan diare.

Menurut uji secara empiris kemampuan sarang semut dalam pengobatan mimisan dan pengobatan ambien diduga kuat berasal dari senyawa tannin.

Parameter Satuan Nilai
Energi Kkal/100g 350,52
Kadar Air g/100g 4,54
Kadar Abu g/100g 11,13
Kadar Lemak g/100g 2,64
Kadar Protein g/100g 2,75
Kadar Karbohidrat g/100g 78,94
Tokoferol Mg/100g 31,34
Total Fenol g/100g 0,25
Kalsium (Ca) g/100g 0,37
Natrium (Na) Mg/100g 68,58
Kalium (K) g/100g 3,61
Seng (Zn) Mg/100g 1,36
Besi (Fe) Mg/100g 29,24
Fosfor (P) g/100g 0,99
Magnesium (Mg) g/100g 1,50

 

Sesuai dengan tabel diatas, tumbuhan sarang semut kaya akan antioksidan dan tokoferol(vitamin E) kurang lebih 313 ppm.

Dan juga ada beberapa kandungan mineral lainnya penting bagi tubuh manusia seperti kalsium, natrium, magnesium, besi, fosfor, dan seng.

Menurut analisa antioksidan yang terkandung dalam ekstrak kasar sarang semut dengan menggunakan metode DPPH(1,1-difenil-2pikrilhidrazil).

Metode tersebut menunjukkan bahwa ekstrak kasar pada tumbuhan tersebut mempunyai aktifitas antioksidan sedang yaitu, memperoleh nilai IC50 sebesar 48,6 ppm.

Sedangkan senyawa alfa-tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka sebesar 5,1 ppm. IC50.

Merupakan konsentrasi dari antioksidan yang mampu meredam atau menghambat efektifitas 50% radikal bebas.

Ukuran efektifitas kinerja antioksidan itu diukur dari kecilnya nilai IC50, semakin kecil nilainya maka semakin kuat kandungan antioksidannya.

Alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah dapat meredam radikal bebas sebanyak 96% dan presentase inhibisi ini tetap fokus dan konstan lebih tinggi dari 12 ppm.

Fakta membuktikan bahwa hasil penelitian ini mempunyai maksud alfa-tokoferol pada konsentrasi rendah pun telah memiliki aktifitas peredam radikal bebas yang mendekati 100%.

Baca juga  Tanya Jawab Sarang Semut

 

Ada juga kandungan senyawa lain dan manfaatnya yang ada dalam sarang semut

Dalam tubuh manusia ada yang namanya metabolism tubuh yang juga membutuhkan berbagai mineral atau vitamin yang lainnya:

  • Metaboloisme ini membutuhkan kalsium bertugas untuk menjaga kinerja jantung, impuls syaraf, dan pembekukan darah.
  • Ada juga Besi yang bertugas dalam proses pembentukan hemoglobin, activator enzim, dan transport oksigen.
  • Fosfor memiliki fungsi sebagai penyerap kalsium dan pruduksi energi.
  • Natrium mempunyai peranan dalam keseimbangan elektrolit, impuls syaraf, volume cairan tubuh.
  • Kalium berguna untuk menjaga keseimbangan ritme jantung, keseimbangan asam basa, impuls syaraf.
  • Seng mempunyai peran dalam penyimpanan insulin, penyembuhan luka, metabolism karbohidrat, sintesis protein, fungsi seksual.
  • Magnesium mempunyai fungsi dalam kinerja tulang, otot, transfer air, hati, aktifitas neuromuskuler, keseimbangan basa, intraseluler.

Kemanfaatan  dari mineral-mineral tersebut dapat menjelaskan akan khasiat yang dimiliki oleh tumbuhan sarang semut.

Diantara fungsinya yaitu; melancarkan peredaran darah, mengobati keputihan, membantu mengatasi gangguan jantung, melancarkan haid, mengobati migraine(sakit kepala sebelah), gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan stamina dan kesegaran tubuh, serta memulihkan gairah seksualitas.

Ada juga sebagian analisa mngatakan bahwa ekstrak tumbuhan sarang semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mampu menghambat aktifitas enzim xanthine oxidase.

Dengan aktifitas yang setara dengan allopurinol, obat komersial yang biasa digunakan dalam pengobatan asam urat.

Besar kemungkinan senyawa inhibitor  xanthine oxidase yang bertanggung jawab dalam efektifitas ini adalah senyawa dari golongan flavonoid.

Fakta ini kemungkinan akan dapat memperkuat bahwa khasiat kandungan yang ada dalam sarang semut dalam pengobatan reumatik dan berbagai bacam penyakit lainhnya terbukti secara empireis.

Jika anda menginginkan informasi lebih lanjut bisa juga membacar artikel sebagai berikut:

Comment

comments

About muayyad

Check Also

Sejauh Mana Efektifitas Pengobatan Herbal dan Non Herbal Terhadap Penyakit Kanker

Pendahuluan Sejauh Mana Efektifitas Pengobatan Herbal dan Non Herbal Terhadap Penyakit Kanker??? Karena kesehatan merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *