Home / Herbal Diabetes / Apakah Bisa Menormalkan Gula Darah Dengan Sarang Semut?

Apakah Bisa Menormalkan Gula Darah Dengan Sarang Semut?

Data tentang jumlah penderita penyakit diabetes di Indonesia ternyata cukup mencengangkan, pada tahun 2007 sekitar 5,7% masyarakat Indonesia menderita kencing manis

Itu berarti 1 dari 20 masyarakat Indonesia adalah penderita kencing manis terbesar.

Pada tahun 2013, meningkat menjadi 6,9% penduduk Indonesia merupakan penderita kencing manis, yang artinya 1 dari 14 penduduk Indonesia menderita kencing manis.

Data tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara peringkat ke empat dengan penderita diabetes terbanyak di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat.

Dari jumlah tersebut, sayangnya ada lebih dari separuhnya yang tidak mengetahui bahwa ia mengalami kencing manis.

Diabetes Ancaman Bagi Kesehatan

gula darahDiabetes militus atau kencing manis ini merupakan salah satu penyakit mematikan yang telah menjadi persoalan serius bukan hanya di Indonesia

Namun juga di seluruh dunia. Jumlah penderitanya pun meningkat dari tahun ke tahun.

Indonesia sendiri diperkirakan akan memiliki penderita diabetes sebanyak 21,3 juta jiwa pada tahun 2030 mendatang.

Survey Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2007 hingga 2017 mencatat bahwa pada tahun 2017 jumlahnya meningkat menjadi dua kali lipat dibandingkan tahun 2007.

Diabetes militus atau kencing manis ini disebut-sebut sebagai ibu dari berbagai penyakit lainnya.

Hal ini karena diabetes dapat menyebabkan banyak penyakit komplikasi lainnya, seperti penyakit jatung, penyakit ginjal, penyakit saraf, penyakit udema, penyakit stroke dan masih banyak lainnya.

Diabetes militus atau kencing manis merupakan penyakit metabolism tubuh di mana terdapat kadar glukosa darah yang melebihi normal.

Glukosa ini seharusnya diolah menjadi pasokan energi untuk aktivitas, namun karena adanya gangguan dalam metabolisme tubuh seperti kurang insulin

Sehingga menyebabkan glukosa ini menumpuk di dalam darah.

Penumpukan yang melebihi nilai normal gula darah dalam tubuh yang akhirnya menyebabkan hiperglikemi

Dan bila dalam jangka panjang akan menjadi diabetes militus.

Diabetes militus yang tidak dikontrol dengan baik akan menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lainnya.

Berbagai Macam Jenis Dan Tingkatan Penyakit Gula Darah Atau Diabetes

Diabetes militus atau kencing manis sendiri dibedakan menjadi tiga macam tipe, yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional.

Diabetes atau kencing manis tipe satu adalah penyakit auyoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam pankreas karena menganggap sebagai suatu ancaman bagi tubuh.

Hal ini menyebabkan kondisi di mana saat pankreas hanya dapat memproduksi sedikit insulin atau bahkan sama sekali tidak dapat memproduksi insulin.

Kurangnya insulin ini akan menyebabkan meningkatkan glukosa dalam darah dan urin.

Hal ini karena insulin yang bertugas untuk memecah glukosa menjadi energi.

Tanpa insulin, sel-sel tubuh akan mengolah lemak dan protein dalam tubuh untuk dijadikan energi sehingga menyebabkan penurunan berat badan pada penderita diabetes.

Pengolahan lemak dan protein menjadi energi secara besar-besaran akan menyebabkan ketoasidosis diabetik yaitu kondisi saat darah menjadi terlalu asam serta terjadi dehidrasi yang membahayakan tubuh.

Perbedaan Kencing Manis Dan Diabetes Melitus

Diabetes militus atau kencing manis tipe dua merupakan kelainan metabolisme tubuh di mana ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi.

Berbeda dengan diabetes atau kencing manis tipe satu yang memiliki kekurangan insulin secara mutlak

Diabetes militus atau kencing manis tipe dua masih dapat ditingkatkan kekurangan insulinnya.

Diabetes militus atau kencing manis tipe dua ini disebabkan karena produksi insulin oleh sel beta di pankreas mengalami resistensi insulin.

Resistensi insulin adalah ketidakmampuan sel untuk merespon terhadap kadar insulin normal terutama di dalam otot, hati dan jaringan lemak.

Awalnya diabetes militus atau kencing manis tipe 2 ini diatasi dengan meningkatkan olahraga atau modifikasi diet.

Penyebab Gula Darah Atau Diabetes

Apabila dengan program terapi tanpa obat tersebut gejala diabetes militu atau kencing manis tidak juga menurun dapat diberikan terapi dengan obat-obatan.

Diabetes militus atau kencing manis gestasional adalah diabetes yang dialami oleh wanita selama masa kehamilan.

Hal ini disebabkan karena selama masa kehamilan terjadi peningkatan hormone seperti progesterone, esterogen dan laktogen plasenta.

Peningkatan hormone-hormon ini membuat insulin menjadi tidak bisa bekerja dengan baik sehingga gula dalam darah akan meningkat.

Gula darah yang tinggi akan diteruskan kepada janin dan disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk lemak di dalam tubuhnya.

Hal ini menyebabkan janin tumbuh menjadi lebih besar di atas rata-rata.

Semakin meningkatnya jumlah penderita diabetes atau kencing manis ini membuat masyarakat harus semakin waspada dan memberikan perhatian lebih kepada kesehatannnya masing-masing.

Untuk mencegah diabetes perlu untuk memiliki pola hidup yang sehat dengan beraktivitas yang cukup serta mengurangi makanan yang tinggi kadar gulanya.

Selain itu wajib untuk mendeteksi dini kemungkinan diabetes yaitu dengan tes gula darah.

Kadar gula darah dapat diperiksa melalui beberapa tes, antara lain:

Gula Darah Puasa

Tes gula darah puasa biasanya dilakukan setelah pasien melakukan puasa selam kurang lebih 8 jam.

Pada puasa ini, pasien hanya dilarang untuk mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gula namun diperbolehkan mengonsumsi air putih.

Biasanya tes ini bertujuan unutk mengetahui kadar gula darah masih dalam rentang normal atau tidak.

Serta memeriksa apakah pasien menderita prediabetes atau diabetes.

Berikut adalah kriteria kadar gula darah yang ditunjukkan dari tes GDP :

Normal :di bawah 108 mg/dl
Prediabetes : 108-125 mg/dl
Diabetes : di atas 125 mg/dl

Gula Darah 2 Jam Postprandial (GD2PP)

Tes ini dilakukan dua jam setelah pasien mengonsumsi makanan terakhir.

Biasanya tes ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah orang dengan diabetes mengonsumsi makanan yang tepat

Sehingga tidak akan berdampak buruk pada insulin dalam tubuh, berikut adalah kriteria dari hasil yang ditunjukkan oleh GD2PP :

Normal : di bawah 140 mg/dl
Prediabetes : 140-199 mg/dl
Diabetes : 200 mg/dl

Hemoglobin A1c (HbA1c)

Tes ini dilakukan untuk mengukur seberapa banyak glukosa yang menempel pada sel darah merah.

Tes ini digunakan untuk mendiagnosa diabetes dan juga dapat menunjukkan sudah seberapa baikkah orang dengan diabetes dapat mengontrol penyakit diabetesanya dalam 2 sampai 3 bulan terakhir.

Hasil dari tes ini digunakan untuk memperkirakan kadar gula darah rata-rata. Berikut adalah kriteria HbA1c :

Normal : di bawah 42 mmol/mol
Prediabetes : 42-47 mmol/mol
Diabetes : di atas 47 mmol/mol

Apabila tidak ingin bolak-balik ke fasilitas kesehatan, bisa dilakukan pengecekan kadar gula darah secara mandiri.

Saat ini telah banyak beredar alat tes gula darah dengan harga terjangkau dan mudah penggunaannya.

Namun, sebelum menggunakan alat untuk mengecek kadar gula darah, sebaiknya anda lakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya yang kompeten.

Selain itu juga patuhi aturannya agar dapat dipastikan ada sudah mengambil sampel darah dengan benar.

Jika setelah melakukan tes gula darah anda didiagnosa menderita diabetes militu atau kencing manis oleh dokter, tenang, jangan panik

Karena hal tersebut bukanlah akhir dari perjalanan hidup anda.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk tetap dapat menjalani hari-hari selayaknya orang normal lainnya tanpa gangguan diabetes.

Anda dapat mengonsumsi obat-obatan yang telah diberikan oleh dokter.

Sarang Semut Papua Dapat Menurunkan Gula Darah

gula darahNamun alangkah baiknya bila anda mencoba terlebih dahulu obat herbal berkhasiat yang telah terbukti secara empiris turun-temurun dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Salah satu herbal yang dapat digunakan untuk mengontrol gula darah dalam tubuh adalah sarang semut.

Sarang semut namun adalah suatu tanaman yang memiliki lekukan-lekukan dan berwarna coklat tua seperti sarang semut.

Biasanya tumbuhan epifit ini sering digunakan sebagai sarang dari semut dan juga serangga lainnya.

Sarang semut memiliki banyak kandungan polifenol yang salah satunya berfungsi untuk membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Sarang semut telah banyak digunakan oleh masyarakat secara turun-temurun, dan terbukti bahwa mengonsumsi sarang semut secara rutin dapat menjaga kadar gula darah anda dalam rentang normal.

Untuk mendapatkan sarang semut, anda tidak perlu bersusah payah mencarinya karena anda akan mendapatkannya di obat-online.com. Selamat mencoba dan sehat selalu!

sarang semut obat maag akut

Comment

comments

About faizal

Check Also

cara mengobati tbc

Penyakit TBC Hilang Secara Efektif Dengan Obat Sarang Semut Papua

Tuberculosis atau disebut TBC merupakan suatu jenis penyakit yang menyerbu paru-paru dengan perlahan-lahan tapi pasti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *