Home / Herbal Diabetes / Mengapa Diabetes Melitus Sering Kencing? Ini Jawabannya!

Mengapa Diabetes Melitus Sering Kencing? Ini Jawabannya!

diabetes melitusDiabetes militus atau kencing manis merupakan penyakit metabolisme tubuh di mana terdapat kadar glukosa darah yang melebihi normal.

Glukosa ini seharusnya diolah menjadi pasokan energi untuk aktivitas, namun karena adanya gangguan dalam metabolisme tubuh seperti kurang insulin

Sehingga menyebabkan glukosa ini menumpuk di dalam darah.

Penumpukan yang melebihi nilai normal gula darah dalam tubuh yang akhirnya menyebabkan hiperglikemi

Dan bila dalam jangka panjang akan menjadi diabetes militus.

Diabetes militus yang tidak dikontrol dengan baik akan menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lainnya.

Tipe Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes militus atau kencing manis terdiri dari tiga tipe yaitu diabetes tipe satu, diabetes tipe dua dan diabetes gestasional.

Diabetes tipe satu adalah penyakit diabetes yang disebabkan karena kerusakan dari pankreas untuk memproduksi insulin

Sehingga gula dalam darah tidak dapat dimetabolisme menjadi pasokan energi.

Diabetes tipe dua adalah penyakit diabetes yang disebabkan karena tidak maksimalnya insulin

Dalam memetabolisme gula dalam darah untuk dijadikan menjadi pasokan energi.

Sementara diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi pada perempuan hamil dan hanya terjadi dalam rentang waktu tersebut.

Fakta Tentang Penderita Penyakit Diabetes Melitus

diabetes melitusJumlah penderita diabetes sendiri dari tahun ke tahun terus meningkat.

Indonesia sendiri diperkirakan akan memiliki penderita diabetes melitus sebanyak 21,3 juta jiwa pada tahun 2030 mendatang.

Survey Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2007 hingga 2017 mencatat bahwa pada tahun 2017 jumlahnya meningkat menjadi dua kali lipat dibandingkan tahun 2007.

Kementerian Ksehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat

Bahwa lebih dari 60% pasien diabetes militus atau kencing manis tidak mengetahui bahwa dirinya telah mengalami diabetes.

Penyebab Sering Kencing Bagi Penderita Diabetes Melitus

diabetes melitusHal ini karena diabetes memiliki gejala yang mirip dengan penyakit lain atau juga seperti kondisi gangguan metabolisme biasa, seperti mudah lapar dan mudah haus, mudah lelah, sering buang air kecil, kesemuatan di jari tangan dan kaki serta apabila memiliki luka seringkali sulit untuk sembuh.

Pada saat kondisi tubuh dalam keadaan normal, gula darah akan disaring oleh ginjal dan diserap kembali ke dalam darah,Tidak keluar dari tubuh bersama dengan urin.

Namun, pada pasien yang mengalami diabetes, kadar gula darah yang berlebihan membuat ginjal tidak dapat menyerap semua gula ke dalam tubuh kembali.

Hal ini kemudian menyebabkan sebagian gula ikut keluar dari tubuh bersama dengan urin.

Gula yang keluar dari tubuh memiliki sifat yang osmotik yaitu menarik lebih banyak air untuk ikut keluar melalui urin.

Hal ini kemudian menyebabkan pasien yang mengalami kencing manis akan sering buang air kecil.

Pasien kencing manis sering buang air kecil karena pengeluaran cairan dari tubuh adalah sebuah mekanisme alami dari tubuh untuk mengurangi konsentrasi gula yang tinggi dalam tubuh.

Gula dalam tubuh dapat dimetabolisme menjadi energi namun karena adanya gangguan pada insulin untuk memecah gula

Akhirnya gula dengan konsentrasi yang tinggi ini menjadi tidak berguna bagi tubuh.

Karena tubuh sudah otomatis memiliki parameter minimal maksimal jumlah konsentrasi yang boleh ada dalam tubuh

Maka tubuh kemudian mengeluarkan gula yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Seringnya pasien kencing manis mengalami buang air kecil yang berlebihan juga dikarenakan gangguan ginjal yang melemah.

Berkurangnya Fungsi Ginjal Sebagai Faktor Seringnya Kencing

Ginjal yang tiap waktu bekerja untuk menyaring dan menyerap kembali glukosa dengan konsentrasi yang tinggi lama-kelamaan akan mengalami penurunan fungsi atau sederhananya aus.

Penurunan fungsi ginjal ini kemudian yang menyebabkan kegagalan ginjal menyerap kembali sebagian cairan sehingga pasien dengan kencing manis akan sering buang air kecil.

Sebagai pengganti cairan yang sering dikeluarkan bersama dengan urin akibat dari tingginya jumlah kosnentrasi gula dalam tubuh

Maka tubuh pun juga kemudian memberikan sinyal membutuhkan cairan tambahan.

Apabila sinyal tersebut tidak kunjung direspon maka pasien dengan kencing manis akan mengalami dehidrasi.

Hal inilah yang kemudian menjadi patokan untuk mengirim sinyal ke otak berulang kali

Sehingga dapat dimengerti bahwa tubuh membutuh cairan tambahan dan hal ini teraplikasi pada tubuh yang merasakan haus.

Penambahan cairan tubuh sayangnya juga akan membuat pasien diabetes terus menerus merasakan untuk ingin buang air kecil.

Terlebih apabila pasien yang mengalami diabetes juga turut mengonsumsi kafein atau alcohol maka frekuensi untuk buang air kecil pun juga ikut meningkat.

Pada kondisi tubuh normal, tubuh akan mengeluarkan air seni tidak lebih dari 2,5-3 liter selama 24jam pada orang dewasa.

Kantung kemih umumnya mampu menyimpan urin hingga penuh kemudian membuat orang tersebut harus mengeluarkan urin untuk mengosongkan kantung kemih.

Biasanya rasa ingin mengeluarkan urin akan keluar saat kantung kemih telah menampung urin sekitar 150mL atau setengah gelas.

Meskipun begitu kantung kemih dapat menampung urin hingga 600mL aau dua setengah gelas.

Biasanya dalam sehari mengalami empat hingga delapan kali buang air kecil.

Apabila terbangun saat malam hari ada kemungkinan orang tersebut minum air dalam rentang waktu yang terlalu dekat dengan waktu tidur atau jumlahnya terlalu banyak.

Biasanya rasa ingin mengeluarkan urin akan keluar saat kantung kemih telah menampung urin sekitar 150mL atau setengah gelas.

Meskipun begitu kantung kemih dapat menampung urin hingga 600mL aau dua setengah gelas.

Frekuensi buang air kecil yang terlalu sering tentu akan mengganggu aktivitas anda

Sarang Semut Papua Obat Segala Macam Penyakit Berbahaya

diabetes melitusApabila anda sedang mencari solusinya, anda dapat menggunakan sarang semut.

Walaupun namanya sarang semut namun sesungguhnya ini adalah suatu tanaman yang memiliki lekukan-lekukan yang berupa ruang dan seperti labirin serta memiliki warna coklat tua seperti sarang semut.

Sarang semut merupakan tumbuhan epifit yaitu tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lainnya namun tidak bersifat parasit.

Biasanya tumbuhan epifit ini sering digunakan sebagai sarang dari semut dan juga serangga lainnya.

Sarang semut memiliki kandungan senyawa aktif polifenol yang dapat berperan sebagai antikanker dan bahkan bukan hanya itu saja

Polifenol juga dapat memiliki peran sebagai antidiabetes dan juga antimikroba.

Polifenol sendiri adalah suatu senyawa kimia yang banyak dijumpai pada berbagai macam tanaman.

Zat ini memiliki identitas yang khas pada struktur kimianya yaitu memiliki banyak gugus fenol dalam rumus molekulnya.

Menurut penelitian dari tim fakultas kedokteran Universitas Gajah Mada, sarang semut bersifat panasea.

Yang artinya adalah sarang semut dapat digunakan untuk mengobati banyak penyakit.

Mulai dari penyakit yang ringan seperti wasir dan rematik juga dapat digunakan untuk penyakit yang berat seperti diabetes hingga kanker.

Dalam sarang semut ditemukan banyak sekali kandungan yang bermanfaat seperti flavonoid, tokoferol magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium dan seng.

Untuk menggunakan sarang semut sebagai pengobatan diabetes militus atau kencing manis anda perlu mengolahnya.

Berikut adalah cara pengolahan sarang semut yang dapat dilakukan :

  1. Siapkan sarang kemudian dibuang ujung dari sarang semut yang berdaun dengan menggunakan pisau.
  2. Tancapkan sepotong kayu runcing pada tubuh sarang semut untuk pegangan agar terhindar dari pisau.
  3. Kupas bagian luar kulit sarang semut dengan menggunakan pisau.
  4. Belah menjadi empat bagian, atau dapat juga diiris tipis dengan alat pengiris.
  5. Jemur irisan sarang semut sinar matahari pagi yaitu pada jam delapan hingga pukul sepuluh.
  6. Oven selama 2×24 jam dengan suhu 70 hingga 800 celcius.
  7. Tiriskan dan angina-anginkan.
  8. Haluskan sarang semut hingga menjadi serbuk.
  9. Seduh sarang semut dengan air panas.

Bila tahapan di atas terasa sulit bagi anda, tidak usah khawatir saat ini sudah banyak sarang semut yang dijual dalam kemasan seperti di obat-online.com.

Anda hanya tinggal berkunjung ke websitenya kemudian memsan dan akan segera dikirim ke pada anda.

Anda tidak lagi perlu susah payah memproses sarang semut hingga siap seduh.

 

Comment

comments

About faizal

Check Also

Cegah Kanker Kulit Dengan Makanan dan Obat Herbal Berikut

Kanker Kulit. Badan kesehatan dunia atau WHO telah mencatat bahwa tidak kurang dari 8,8 juta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *