Home / Seputar Kolesterol / Pantangan Kolesterol (hubungan makanan dengan kolestrol)

Pantangan Kolesterol (hubungan makanan dengan kolestrol)

Penting untuk diketahui oleh setiap orang mengenai jenis makanan apa saja yang dapat menurunkan kadar kolestrol/menormalkanya. Karena setiap makanan yang kita makan perpotensi penting dalam kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu simaklah artikel kami yang sedikit menjelaskan mengenai pantangan kolestrol.

Sudahkah anda diperingatka oleh dokter untuk menjaga kadar kolestrol atau bahkan untuk menurunkanya?. Apapun itu demi menjaga kesehatan yang kita inginkan, daftar pantangan kolestrol dibawah ini semoga memberi manfaat bagi segenap pembaca.

  1. Liver/Hati/Jeroan

Sebagaimana adanya, hati merupakan salah satu makanan yang serat akan zat besi. Bahkan bisa jadi diharuskan bagi sebagian orang untuk dikomsumsi. Tapai bagi sebagian orang yang lain hati merupakan makanan yang dapat menambah kadar kolestrol, yang dimaksud disini adalah hati ayam/sapi/kambing dll. Karena hati adalah termasuk organ utama kolestrol pada tubuh hewan baik dalam pembuatan ataupun penyimpanan.

  1. Daging-dagingan

Daging apapun yang berasal dari hewan kemungkinan besar dapat memicu kolestrol. Tapi ada trik untuk anda agar tetap dapat mengkonsumsinya. Dengan cara sebelum memasak sebaiknya anda membuang terlebih dahulu lemak yang terlihat. Begitu juga dengan kulit yang menempel pada daging unggas, seperti ayam dll.

Lain dari itu adalah daging ikan karena daging ikan merupakan alternatif  sehat untuk daging merah, karena didalam ikan kaya akan asam lemak omega-3

  1. Kue/Roti

Kue atau roti yang sering kita makan bahkan menjadi kebiasan sebagian orang untuk menu sarapan paginya atau sekedar teman disaat minum tea atau pun kopi. Jangan dikira tidak mengandung lemak. Lemak yang terkandung dalam roti atau kue kira-kira 8 gram lemak dalam 1 porsi karena bahan utama kue atau roti adalah tepung terigu biasa (bukan tepung whole wheat), susu, telur belum lagi kalau ditambah dengan bahan-bahan pemanis seperti coklat dan lain-lain.

  1. Mentega/Margarin

Perlu anda ketahui bahwasanya Margarin itu dibuat dari minyak nabati tak jenuh, oleh karena itu kandungan kolestrol yang ada pada Margarin lebih banyak dari pada mentega. Hal itu meluruskan anggapan banyak orang yang mengatakan Margarin itu lebih baik dari pada mentega.

Studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health mengatakan “adanya jenis Margarin (khususnya stik Margarin keras) lebih buruk untuk kesehatan jantung dari pada mentega. Ini karena Margarin dan mentega mengandung sejumlah lemak trans dari minyak yang sebagianya terhidrogenasi, sebab itu jelas sudah mentega dan margarine layak masuk daftar pantangan kolestrol anda.

  1. Popcorn Microwave

Popcorn termasuk makanan ringan yang dijadikan teman saat nonton tv, tapi popcorn instan yang dimasak di microwave dengan menambahkan mentega, minyak, garam yang jelas-jelas buruk bagi penderita kolestrol tinggi juga tidak begitu sehat bagi tubuh kita.

Tapi tenang jika anda masih ingin menikmati popcorn maka pilihlah popcorn yang tanpa mentega dan garam, kalau rasanya kurang sedap coba tambahkan sedikit minyak zaitun serta irisan keju parmesan  diatas popcorn

  1. Biskuit

Iklan biskuit yang sering mencul di TV begitu menggoda saat mpromosikan kenikmatan dan kelezatanya. Tapi perlu anda pahami berbagai macam merek biskuit yang sering kita konsumsi mengandung banyak lemak trans akibat penggunaan minyak sayur terhidrogenasi sewaktu mengolahnya. Kurangilah bahkan hindarilah memakan biskuit

  1. Udang, Lobster, dan Sejenisnya

Golongan jenis mkanan laut ini sangat terlarang bagi penderita penyakit jantung dan kolestrol tinggi belum lagi saat memasaknya yang jarang sekali terlepas dari mentega cair bahkan minyak goreng nabati tak jenuh, karena 3 ons lobster sudah mengandung 61 mg kolestrol. Maka berhati-hatilah saat anda mendapati hidangan makanan ini didepan anda.

  1. Gorengan Termasuk Pantangan Kolesterol

Banyak orang yang tidak bisa lari dari kesukaanya pada makanan ini. Selain rasanya gurih juga bisa menjadi penunda lapar bahkan menjadi lauk saat makan. Bukan mereka tidak tahu akan minyak  yang ada pada gorengan tapi mungkin karena sangat sukanya mereka akhirnya menghiraukan hal itu.

Bisa dijadikan pertimbangan bagaimana minyak yang dibuat menggoreng, menggoreng apapun itu hendaknya menggunakan minyak zaitun atau minyak bunga matahari, sebagaimana yang dilakukan oleh kebanyakan orang dinegeri spanyol. Ternyata setelah mengalami penelitian memang benar menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun atau bunga matahari tidak sampai memicu penyakit jantung seperti yang didapati di negara-negara barat, yang mana mereka menggorengnya menggunakan minyak jenuh misalnya lemak babi dan mentega.

  1. Produk Susu Full-Fat

Kenyataan yang ada, banyak sekali orang yang tidak sadar mengenai berapa banyak lemak yang masuk kedalam tubuh mereka dikarenakan menkonsumsi produk susu full-fat seperti es krim, keju, dan susu cair. Kalau saja kiranya belum bisa lari dari susu produksi pabrikan maka konsumsilah susu yang fat-free (tanpa lemak) atau susu skim.” Saran ini dikatakan oleh Meghann Featherstun, MS, RD, LD, ahli gizi klinis di University Hospitals Ahuja Medical Center di Cleveland, Ohio.

Berapa Kadar Kolesterol Normal?

Disesuaikan dengan apa yang dikeluarkan oleh lembaga American Heart Association, kadar kolesterol normal adalah sebagai berikut:

Total kolesterol: kurang dari 200 mg/dL. Kolesterol HDL: 40 mg/dL atau lebih (pria); 50 mg/dL atau lebih (wanita). Kolesterol LDL: kurang dari 100 mg/dL.

Oleh karena itu setiap kali melakukan tes kolesterol, pastikan angka-angkanya berada dalam kisaran di atas jika Anda ingin jauh dari ancaman penyakit akibat kolesterol tinggi seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Dalam makanan yang paling berbahaya adalah lemak yang ada padanya. Berupa lemak jenuh dan lemak trans adalah lemak jahat yang dapat meningkatkan kolestrol jahat LDL lalu menyebabkan penumpukan plak dipembuluh darah.

Sedangkan lemak “baik” adalah lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kolesterol LDL. Lemak baik ini juga meningkatkan kolesterol “baik” HDL yang sanggup menyingkirkan kolesterol LDL serta membantu membersihkan pembuluh darah.

Hindarilah makanan tinggi lemak dan jadikan tujuan dengan niat yang lurus, maka Anda berada di jalur yang tepat. The National Cholesterol Education Program’s Therapeutic Lifestyle Changes menyarankan untuk membatasi asupan lemak hanya 25-35 persen dari total kalori, dan kurang dari 7 persen dari total kalori jika itu lemak jenuh/trans.

Kolesterol tinggi adalah masalah serius yang sekarang ini bahkan sudah menjangkiti kalangan anak muda. Dilihat dari kebiasaan makan yang berkembang beberapa tahun belakangan, sepertinya kita tahu kenapa bisa begitu. Ya, pastilah menu makanan harian tidak sehat seperti di atas adalah salah satu penyebabnya.

Jika dibiarkan terus dalam kadar tinggi, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat kesehatan Anda akan jadi sangat buruk—bahkan sampai kena stroke atau penyakit jantung! Tentu Anda tidak mau itu terjadi, kan? Jadi segeralah terapkan pantangan kolesterol demi masa depan Anda.

Comment

comments

About dio

Check Also

Apakah Kamu Sudah Tahu Tentang Kolesterol Tinggi? Yuk Simak Di Sini

Kolesterol merupakan sebuah zat berlemak yang ada dalam tubuh kita yang mempunyai bentuk menyerupai lilin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *